Blogroll

Sabtu, 18 November 2017

RINDU KAWAN-KAWAN



Rinduku, debu.
Tampakkah itu?
Debuku menyatu,
terbang bersama bayu.
Hinggap diantara waktu,
pun jarak yang membelenggu.

Rinduku, bisu.
Terdengarkah itu?
Kala dekap mengais-ngais temu,
harap cemas rindu tak menuju.

Jadilah aku,
rayakan rindu dalam bahasa paling pilu,
dengan melodi paling sendu.
Tirai panggungku,
senyumku.

Tidak Ada Komentar Pada Artikel » RINDU KAWAN-KAWAN

Posting Komentar