Blogroll

Jumat, 27 Juli 2018

Menuju Negeri Emas


Lelahku telah habis sedetik lalu
Cukup sudah istirahatku
Asaku siap berpacu
Menuju semburat biru itu
Di dalam bilik kecil hatiku
Gelora jiwa beriak tak henti
Kaki ini akan menuju
Meski jalan mendaki

Ku tahu kerikil terhampar
Terik matahari kan menampar
Sakit dan rasa hambar
Tangis dan doa menghantar
Raga yang kaku terhampar
Hingga malam datang bertukar

 Pungguk enggan bersenandung
Melihat bulan bersinar sendu
Kala negeri berduka pilu
Dimanakah sang bintang pelindung

Sang kejora mengintip dibalik awan
Cukup sudah penantian panjang
Angin subuh  berhembus pelan
Menghantar pergi kabut pagi tenang
Berganti sang surya keemasan

Bersahut-sahutan Kakatua si penjaga
Nuri bernyanyi tak hentinya
Saat Cenderawasih kibarkan panji kebesarannya
Mambruk sang ksatria melangkah anggun mempesona
Bersama Kasuari sang setia
Mengawal datangnya pagi di negeri emas tercinta


Tidak Ada Komentar Pada Artikel » Menuju Negeri Emas

Posting Komentar