
Sebelum
menyerahkan dana kontrakan, pemilik kontrakan memeriksa kondisi rumah kontrakan
dan menemukan beberapa kerusakan seperti kebocoran genteng teras depan, selang
dan kunci air kamar mandi luar dan dalam. Fransiskus Tigi juga menjelaskan beberapa
kerusakan-kerusakan yang ada di kontrakan tersebut agar diketahui Pemilik
kontrakan. Lalu dilanjutkan dengan pembicaraan mengenai perpanjangan masa
kontrakan.
“Dana
kontrakan yang kami miliki saat ini tidak sesuai dengan angka kontrak,
tetapi kami akan membayar lunas dalam beberapa bulan ke depan” lanjut Semoga. Tawaran
tersebut direspon dengan baik oleh pemilik kontrakan sehingga mahasiswa/I asal Dogiyai bisa
memperpanjang masa kontrakan dan melaksanakan akitivitas perkuliahannya dengan
baik.
Pemilik
kontrakan memberikan pesan kepada Ketua kontrakan “ walaupun pembayarannya
dilakukan secara bertahap, yang paling penting angka kontrakan tidak kurang
dari kesepakatan yang telah diputuskan bersama antara semoga dan saya”.
Semoga pun berterimakasih atas pengertian dari
bapak kontrakan dan berjanji akan berusaha semaksimal mungkin agar segera
melunasinya. Setelah itu, pemilik kontrakan langsung menerima dana kontrakan
dan melakukan penandatanganan diatas nota sebagai tanda bukti yang sah. Hal ini
disaksikan juga oleh penghuni kontrakan IPMADO di Makassar.
Setelahnya,
pemilik kontrakan langsung menelfon tukang untuk merenovasi kerusakan yang
harus diperbaiki.
By:Yakobus Tagi





Tidak Ada Komentar Pada Artikel » PEMBAYARAN RUMAH KONTRAKAN DI MAKASSAR BUAKANA IPMADO TAHUN 2015
Posting Komentar