Pak
Presiden, sa Mama Jeni. Salah satu mama yang bertemu bapak berapa minggu lalu
di pasar mama-mama, Jayapura. Senangnya bisa bersalaman dengan Pak Jokowi
langsung! Sayangnya, sa tak sempat bicara banyak. Padahal banyak yang ingin sa
sampaikan.
Perjuangan
mama-mama untuk dapat pasar ini tak mudah, tak baru. 15 tahun kami terus
pindah-pindah, tak diakui pemerintah. Selama itu, oleh aparat (baik tentara,
polisi, atau Satpol PP) kami sering dibongkar, dikejar-kejar, bahkan disiram
kotoran manusia.
Karena
itu saat 2014 Pak Jokowi bilang akan sediakan tempat untuk kami, kami pu
harapan baru.
Sayangnya,
sejak itu pelaksanaan, tak sebaik niat Pak Jokowi untuk kami, mama-mama pasar.
Dalam pembangunannya, kami tak pernah dilibatkan. Pemerintah datang, tunjuk
sini, tunjuk sana, seakan-akan gedung itu “dipinjamkan” pada kami. Padahal
perjuangan mama-mama sudah belasan tahun untuk hak ini.
Hasilnya,
ya tak mengejutkan. Gedung sudah jadi tahun 2016, tak bisa kami pakai
sampai 2 tahun kemudian. Kapasitas
gedung pun tak cukup untuk semua pedagang. Ada 70an pedagang yang tak
dapat tempat. Tempat cuci mencuci saja tak ada; kami harus ambil air di
kamar mandi.
Satu
lagi, Pak Jokowi. Sejak peresmian bulan lalu, lantai 4 saat ini dikunci oleh
kemenBUMN, dan dijaga oleh Polisi Militer. Pernah lihatkah pak, pasar yang dijaga
polisi militer? Padahal Pak, lantai 4 itu sebelumnya kami
gunakan untuk anak-anak kami bimbingan belajar.
Pak
Jokowi, yang sa lihat dari TV, Pak Jokowi paling tak suka yang namanya
birokrasi yang menyulitkan rakyat. Tolong bantu selesaikan masalah ini.
Memperjelas
status hukum pasar, dengan mempercepat surat hibah dari kemenBUMN ke Pemkot.
Agar status kami tak “numpang” terus.
Menyelesaikan
semua fasilitas yang belum memadai dalam gedung baru, dan libatkan kami dalam
kordinasinya.
Membuka
kembali lantai 4, agar anak-anak kami bisa kembali belajar di situ.
Dengan
itu, niat baik Pak Jokowi bisa betul-betul berbuah, jadi hidup yang baik untuk
mama-mama pasar Jayapura.
Dengan
hormat,
Jeni
Madai






Tidak Ada Komentar Pada Artikel » Beri kejelasan status hukum pasar mama-mama Papua. Dan buka lantai 4.
Posting Komentar